 |
| Masuk
|
| Don't have an account yet? You can create one. As a registered user you have some advantages like theme manager, comments configuration and post comments with your name. |
|
| Siapa Online?
|
There are currently, 7 guest(s) and 0 member(s) that are online.
You are Anonymous user. You can register for free by clicking here |
|
|  |
| Sinario Luar Negara: Pengusaha-pengusaha di Texas Bena Surau... |
mankip writes:
Perkembangan yang patut disyukuri Muslim AS terutama yang tinggal di negara dibahagian Texas, karena pengusaha-pengusaha, pejabat dan kilang yang sadar untuk menyediakan keperluan agama para pegawainya yang Muslim, dilaporkan semakin meningkat. Ketika ini, makin banyak perusahaan-perusahaan di Texas yang menyediakan ruangan khas sebagai tempat solat .
The Dallas Morning News edisi Sabtu (2/8) mengulas pernyataan Presiden of the Association of Muslim Scientist and Engineers Dr, Khurshid Qureshi yang mengatakan bahwa perusahaan-perusahaan itu bahkan mengingingkan tenaga kerja Muslim.
"Mereka menginginkan Muslim bekerja di perusahaan-perusahaan mereka. Menyediakan ruang solat bukan keharusan, tapi menyediakannya, " kata Dr. Qureshi.
Perusahaan-perusahaan di Utara Texas sekarang sudah menyediakan ruang khas untuk solat bagi pegawainya yang Muslim, antara lain perusahaan Dallas' Texas Instrument, perusahaan penerbangan American Airlines Dallas, kampus Nortel's Dallas bahkan menyediakan bukan hanya satu ruangan tapi beberapa ruangan sebagai tempat solat dan perusahaan Electronic Data System di Plano.
Council on American Islamic Relations (CAIR) mengangarkan, hampir setengah dari perusahaan-perusahaan yang beroperasi di Texas Utara sudah menyediakan ruang khusus solat . Texas Utara adalah wilayah ketujuh di AS yang paling banyak jumlah warga Muslimnya. Di kawasan ini terdapat sekitar 180.000 Muslim.
Brian Mershon, juru bicara Fluor Corp meberitahu pernyataan yang menyegarkan, "Jika pegawai Muslim kami mengajukan permintaan, termasuk tempat untuk menyusui bayi serta tempat untuk salah bagi para pegawai, kami akan memenuhi permintaan itu, " katanya.
Trend positif seperti ini, tentu saja membuat warga Muslim Texas lega. Seorang pegawai teknik bernama Manzur Mahmud mengatakan, para pengusaha menyadari bahwa jika pegawainya merasa senang, maka mereka akan bekerja lebih baik.
Dulu, Mahmud yang bekerja di Dallas's Texas Instrument kesulitan untuk mendapatkan tempat solat yang sesuai, kadang ia harus ke pejabat seorang temannya untuk menunaikan solat . Sekarang, ia tinggal jalan menyusuri koridor di tempatnya bekerja dan ia akan dengan mudah menemukan satu ruangan untuk salat.
 David Stepien mualaf Amerika
 Michael Wolfe mualaf Amerika "Orang-orang mulai datang dan menunjukkan dirinya bahwa sebagai seorang Muslim, " ujar Mahmud.
Masalah diskriminasi dan terbatasnya kemudahan untuk
menunaikan ibadah salat menjadi persoalan yang makin banyak dikeluhkan tenaga kerja Muslim di AS dalam beberapa tahun belakangan ini.
Lembaga Equal Employment Opportunity Commission (EEOC) sebelum ini mengeluarkan peraturan yang melarang diskriminasi berlatar belakang agama di tempat kerja. Peraturan ini dibuat kerana respon daripada sekitar 2.900 pengadu bekaitan diskriminasi di tempat kerja yang masuk ke EEOC.
"Para pekerja sudah lebih terbuka tentang agama mereka dan menjadikannya sebagai bagian dari kehidupannya sehari-hari, " kata Dianna Johnston, bagian bimbingan hukum EEOC.
Di Texas, kebanyakan warga Muslim bekerja di sektor teknologi informasi dan sektor teknik. Sekarang, mereka bahkan sudah bertambah dan mendapatkan jawatan-jawatan di bidang yang profasional
Note: Kiriman Mankip
|
Posted by: admin on Tuesday, August 12 @ 10:06:00 EDT
|
|
|
| |
|
|
No Comments Allowed for Anonymous, please register |
|
|